Thu. Nov 24th, 2022

Sangar! Berikut Deretan Alutsista TNI yang Bikin Dunia Segan

JAKARTA, Berita Receh – . Tentara Nasional Indonesia (TNI) dinobatkan sebagai militer terkuat di Asia Tenggara dan urutan ke-16 terkuat dunia pada tahun 2021. Selain karena personelnya, kekuatan ini didukung alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang canggih dan modern. Menurut Global Fire Power (GFP), situs independen berbasis statistik yang melacak informasi pertahanan negara-negara, pemeringkatan itu dilakukan dari 140 negara di seluruh dunia. Indonesia memiliki skor 0.2684 untuk bidang kekuatan militer.


TNI yang terdiri atas tiga angkatan bersenjata, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara mengalahkan kekuatan militer dari Israel, Saudi Arabia, Spanyol, Australia dan Kanada. Peringkat Global Firepower menggunakan lebih dari 50 faktor untuk menentukan skor Power Index atau PwrIndx suatu negara. Kategori yang digunakan untuk menentukan peringkat mulai dari kekuatan militer dan keuangan hingga kemampuan logistik dan geografi.


Berdasarkan situs Global Firepower, Indonesia memiliki sekitar 800.000 personel militer yang terdiri atas 400.000 anggota aktif dan sisanya anggota cadangan. TNI saat ini terus meningkatkan kualitas baik dari sisi sumber daya manusia maupun kelengkapan alutsista untuk mendukung tugas yang diembannya.Berita Receh.

  1. Kapal Selam Alugoro 405

Alugoro-405 dibuat oleh PT PAL Indonesia dengan Pemerintah Korea Selatan melalui Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co.Ltd (DSME) dengan proses Transfer of Technology (TOT). Proses pembuatan memakan waktu sekitar dua tahun, dimulai sejak 2017.
Kapal Selam Alugoro 405 berjenis Diesel Electric Submarine U209/1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class), dengan panjang keseluruhan 61,3 meter. Laju kecepatan Alugoro 405 mencapai 21 knot ketika berada di bawah air. Kapal ini didesain dengan daya tahan lebih dari 30 tahun dan mampu membawa 40 kru dengan kemampuan jelajah hingga 50 hari.

Peresmian KRI Alogor-405 dan pengukuhan komandan kapal selam diresmikan di Dermaga Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (6/4/21), oleh Panglima TNI yang saat itu dijabat Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

  1. Kapal Cepat Rudal 60 M

KCR 60 M dirancang oleh Divisi Desain PT PAL Indonesia. KCR 60 M merupakan kapal perang hasil pengembangan dari kapal perang tipe Fast Patrol Boat (FPB) 57 Meter. Kapal perang ini dilengkapi dengan senjata kaliber 20 mm dan peluncur rudal.
KCR mampu berlayar selama 5 hari dengan kecepatan jelajah 20 knots dan membawa 55 personel.KCR 60 M ditugaskan untuk menjaga perbatasan wilayah laut. Kapal tipe ini juga dilirik beberapa negara, seperti Malaysia dan Filipina.

  1. Tank Leopard 2Ri

Tank Leopard merupakan MBT atau main battle tank yang diproduksi di Jerman. Indonesia menggunakan beberapa tipe tank ini pada 2011, salah satunya tipe Revolution. Tank Leopard memiliki panjang 9,9 meter, lebar 3,75 meter, dan berat mencapai 60 ton.

  1. Helikopter Bell 412EPI

TNI kembali mendapat kiriman dua helikopter tempur baru buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) pada Rabu (21/7/2021). Kapasitas helikopter Bell 412EPI mencapai 15 orang, dengan rincian 1 pilot dan 14 penumpang. Helikopter Bell 412EPI dilengkapi mesin Pratt & Whitney PT6T-9 Twin Pac, dengan tenaga take-off 13% lebih besar dibanding jenis mesin Bell-412EP.
Helikopter Bell 412EPI memiliki kemampuan Single Pilot IFR (SPIFR) dengan 4-axis stability and control. Sistem Avionics Helikopter Bell 412EPI sangat mudah disesuaikan dan dikonfigurasi untuk berbagai kebutuhan operasi dan customizing.

Kemampuan payload helikopter Bell 412EPI adalah 5.534 kg, dengan kapasitas bahan bakar 1.251 liter pada kecepatan jelajah 235 km per jam. Dalam waktu 4 jam, helikopter dapat terbang dengan jarak tempuh sejauh 687 km.

  1. Pesawat CN 235-220

Pesawat buatan Bandung ini mampu mengakomodasi empat mission console, mendeteksi target yang kecil, dilengkapi dengan FLIR (Forward Looking Infrared) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target. Selain itu, juga mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi.
CN 235-220 mampu lepas landas pada jarak pendek, dengan kondisi landasan yang belum beraspal. Pesawat ini memiliki sistem avionik terbaru modern dan Full Glass Cockpit, multihop Capability Fuel Tank.
Dengan sistem ini pesawat tidak perlu mengisi ulang bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke rute berikutnya. CN 235-220 dilengkapi quick change configuration, retractable landing gear dan high wing configuration.

  1. Jip Tempur P6 ATAV (All Terrain Assault Vehicle)

Jip tempur P6 ATAV merupakan kendaraan taktis buatan Indonesia, PT Sentra Surya Ekajaya (SSE). P6 ATAV dimiliki oleh Satuan Detasemen Bravo (Satbravo 90) Paskhas TNI AU. Sebagai kendaraan serbu, P6-ATAV dilengkapi dudukan untuk senjata, mulai dari upper gun mounting dan side gun mounting.

Sementara itu, empat ban P6 sanggup menahan terjangan proyektil. P6 ATAV menggunakan transmisi otomatis dengan dilengkapi kapasitas tangki bahan bakar sebesar 120 liter. Ketika kondisi bahan bakar penuh, P6 ATAV sanggup melaju sejauh 500 km. Kecepatan maksimum mencapai 120 km per jam.

IKUTI SEKOLAH TNI SECARA GRATIS DISINI.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *