Sat. Nov 26th, 2022

Jakarta, Berita Receh— Pemerintah pusat India memerintahkan seluruh negara bagian memperketat tes Covid-19 bagi turis dari Afrika Selatan dan kawasan berisiko tinggi di tengah kekhawatiran kemunculan corona varian baru dari Botswana.
Kementerian Kesehatan India menyatakan bahwa pengetatan ini sangat diperlukan karena mutasi virus itu memiliki dampak yang serius terhadap kesehatan masyarakat.

“Varian ini dilaporkan memiliki banyak mutasi yang signifikan, dan kemudian berdampak serius pada kesehatan masyarakat, mengingat pelonggaran visa dan pembukaan perjalanan internasional,” ujar juru bicara Kemenkes India, Rajesh Bushan, dalam pernyataan yang dikutip Reuters, Kamis (25/11)
Meski demikian, India masih belum memutuskan akan menutup perbatasan bagi turis asing atau tidak.
“Ini belum dipelajari Kementerian Kesehatan,” kata salah satu pejabat senior.

Reuters sudah menghubungi Kemenkes dan Kementerian Luar Negeri India terkait larangan turis asing, tapi belum direspons.

Kasus Covid-19 di India sendiri belakangan ini sebenarnya menurun ketimbang pada Mei-Juni lalu. Salah satu penyebabnya, pemerintah yang terus meningkatkan program vaksinasi.

Awal November ini, India juga memasukkan 10 negara ke dalam daftar berisiko tinggi Covid-19, termasuk sejumlah kawasan Eropa, juga Inggris, China, Afrika Selatan, dan Selandia Baru.

Selain India, sejumlah negara lain juga mengambil langkah pencegahan untuk mengantisipasi Covid-19 yang dikenal sebagai varian Nu tersebut.

Tak lama setelah Afrika Selatan merilis laporan mengenai varian yang dikhawatirkan dapat mengurangi efektivitas vaksin itu, sejumlah negara langsung memperketat aturan masuk.

Pada Jumat, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan varian baru memiliki protein lonjakan yang secara dramatis berbeda dengan yang ada pada virus corona asli yang menjadi dasar vaksin COVID-19. Dan itu bisa membuat vaksin yang ada menjadi kurang efektif.

Inggris telah melarang penerbangan dari enam negara Afrika, dan meminta para pelancong Inggris yang kembali dari tujuan tersebut untuk dikarantina.

India, negara yang terkena dampak terburuk kedua di dunia oleh COVID-19, mencatat kenaikan terkecil dalam kasus baru dalam satu setengah tahun minggu ini, karena meningkatnya vaksinasi dan antibodi di sebagian besar populasinya dari infeksi sebelumnya.

Total kasus virus corona di negara itu mencapai 34,56 juta pada hari Jumat. Beban kasus harian India telah berkurang setengahnya sejak September dan negara itu melaporkan 10.549 kasus baru pada hari Jumat.

Inggris, Singapura, Italia, Jerman, Israel, dan Jepang melarang masuk pendatang dari negara-negara Afrika untuk mencegah Covid-19 varian Botswana.Berita Receh

MENGENAL TENTANG VARIAN BOTSWANA KLIK DISINI.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *