Thu. Nov 24th, 2022

Berita Receh ,-Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menutup akses ke JPO Asia Afrika. JPO ini ditutup sementara karena kerap digunakan sebagai tempat mabuk-mabukan.

Tak hanya itu, ruangan yang ada didalam JPO ini penuh dengan coretan. Vandalisme di tembok JPO ini dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab.

Tak hanya itu, sebelum dibersihkan oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, ruangan yang ada di dalam JPO ini dipenuhi dengan sampah. Lorong pintu masuk menuju JPO ini, kerap dijadikan sebagai tempat orang yang membuang air kecil. Bau pesing pun tercium di lorong tersebut.

pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di depan Kantor Pos Asia-Afrika, Senin, 20 Desember 2021 malam.

Imbasnya, Jalan Asia-Afrika setelah Alun-alun ditutup untuk 8 hari ke depan. Penutupan ini dilakukan mulai pukul 22.00-05.00 WIB.

Penutupan jalan Bandung ini berlaku bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. Bagi pengendara yang akan melintasi jalan ini bisa mengambil alternatif untuk belok ke Jalan Banceuy tepat sebelum proyek pembongkaran.

Pengendara juga bisa mengambil alternatif belok ke Jalan Braga dan meneruskan perjalanan lewat Jalan Suniaraja lurus ke arah pasar baru.

Penutupan ini dilakukan sebagai upaya pengamanan mengingat, proses pembongkaran melibatkan alat berat.

Untuk pengamanan dipantau langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Dinas Perhubungan (Dishub) dan aparat kewilayahan setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Bandung memutuskan untuk membongkar JPO tersebut karena sudah tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Perda 12 Tahun 2018 tentang barang milik daerah menjadi rujukan utama pembongkaran selain bagian dari revitalisasi kawasan Alun-alun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengungkapkan, dana anggaran yang disiapkan untuk melakukan pembongkaran JPO ini berkisar di Rp1.250.000.000. Selain pembongkaran JPO Asia-Afrika, anggaran ini nantinya digunakan untuk membongkar 2 JPO lainnya yang berada di Depan Sate Harris setelah Simpang Lima dan Kawasan Antapani.

Selain itu, lanjut Ema, revitalisasi 17 selter bis yang ada di Kota Bandung akan dilakukan menggunakan anggaran tersebut. Nantinya, Pemkot Bandung akan membangun JPO baru di area seberang Masjid Agung yang diharapkan bisa berfungsi lebih maksimal.

By admin