Tue. Nov 29th, 2022

Berita Receh, Seorang guru cantik di Skotlandia ketahuan berhubungan badan dengan seorang siswanya saat Prom Night atau malam perpisahan.

MAIN SEKARANG DI RECEH88

Guru cantik itu sehari-hari mengajar mata pelajaran olahraga di Gleniffer High School di Paisley, sekolah setara SMA.

Wanita muda yang mash berusia 23 tahun itu tak kuasa mengendalikan nafsunya setelah menenggak beberapa gelas minuman beralkohol di acara Prom Night tersebut. 

Guru cantik yang bernama Melissa Tweedie itu pun mengajak seorang siswanya yang berinisial A untuk berhubungan badan

Peristiwa tersebut ketika pihak sekolah mengadakan Prom Night di Hotel Premier pada Juni 2017 lalu.

Sebelum hubungan terlarang terjadi, wanita muda itu sempat minum-minum di club malam Glasgow. 

Setelah larut malam, Melissa pun kembali ke hotel, di mana acara Prom Night masih berlangsung.

Melissa pun langsung terbawa suasana di acara Prom Night tersebut. 

Ia tak seganp-segan menari dengan sejumlah murid yang merayakan acara kelulusan mereka.

Puas berpesta, ia pun dihampiri oleh A. Tak lama setelah itu, keduanya berciuman dan berhubungan badan di kamar hotel tersebut.

Keduanya pun tersadar keesokan paginya ketika seorang siswa berinisial E datang ke kamar A. 

E terperanjat melihat A dan Melissa tidur seranjang tanpa busana.

Melissa yang panik lantas berkata, “secara teknis aku belum menyentuhnya”.

Akibatnya, Melissa pun dipecat dari Gleniffer High School dan mendapat tuntutan dari pengadilan karena berhubungan badan dengan anak di bawah umur. 

A, siswa yang berhubungan badan dengan Melissa merasa bersalah karena membuat guru cantk itu menghadapi masalah. 

“Kami tidak memiliki kesepakatan sebelum prom. Sebelumnya tidak ada hubungan.

“Miss Tweedie duduk di meja kami. Miss Tweedie tidak sedang minum di meja, saya.” kata A.

Setelah prom, siswa telah memesan kamar di Premier Inn yang berjarak berjalan kaki dari SWG3.

“Saya tidak mengundang Nona Tweedie ke hotel. Saya tidak tahu bagaimana dia sampai di sana,” kata A.

Murid A mengatakan dia memasuki kamar hotel di Premier Inn di mana dia menemukan sembilan murid dan Miss Tweedie.

Setelah keluhan kebisingan ke kamar, Murid A berkata: “Saya dan Nona Tweedie adalah satu-satunya yang tersisa di ruangan itu.

“Kami berciuman, tidak ada yang memprakarsainya. Kami turun dan berhubungan badan di kamarku.

“Dia menginap semalam dan kami berdua berangkat jam delapan.

“Saya merasa sangat kasihan pada Nona Tweedie

“Di mata saya itu bukan acara sekolah.

“Ini bisa terjadi pada malam hari.” katanya.







By admin